Warga Tanjung Pinggir Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar Sumatera Utara heboh menyusul penemuan seekor ikan dengan panjang sekitar 1,5 meter di Sungai Sigulang-gulang Titi II Tanjung Pinggir dalam keadaan sekarat. Melihat ukurannya yang besar, kehadiran ikan itu dianggap sebagai undangan Raja Simalungun kepada rakyat untuk berkumpul karena ada masalah.
Namun ada yang juga beranggapan tidak ada yang ganjil dengan ikan tersebut. Bentuk ikan juga tidak jauh beda dengan ikan lain pada umumnya. Namun bagi warga yang menganggap 'asing' jenis dan bentuknya, ikan tersebut dianggap jelmaan makhluk gaib penunggu sungai.
"Aku sudah 52 tahun tinggal di sini, dan baru ini melihat ikan sebesar itu," ucap K br Purba (64). Wajah wanita tua itu seketika berubah layaknya orang cemas.
K Br Purba mengaku hampir setiap hari mencari haruting (ikan gabus) di Sungai Sigulang-gulang. Namun tidak pernah menemukan sesuatu yang aneh. Dirinya pun beranggapan kemunculan ikan itu sebagai pertanda. Tapi entah apa. "Ini semacam pertanda sesuatu yang bakal terjadi di tempat ini. Tapi entahlah," ujarnya sambil terus memandangi ikan yang dalam keadaan sekarat itu.
Ikan aneh itu kali pertama ditemukan sejumlah pelajar SMA yang kebetulan melintas di sisi aliran sungai, Sabtu (11/6) sekira jam 13.00 wib. Saat menoleh ke arah sungai, tanpa sengaja mereka melihat semacam ekor mencurigakan.
Mengira kalau yang dilihat adalah ekor ular, para pelajar itu berlari meninggalkan sungai sambil berteriak 'ada ular'.
Lajumen Saragih (30), Jamaluddin Simatupang (45) dan beberapa orang warga yang kebetulan melintas di jembatan, langsung berhamburan ke arah sungai.
Tak mau gegabah, mereka lebih dulu memperhatikan benda bergerak seperti mengibas-ibas di dalam air. Yakin kalau yang dilihat bukan ular, warga turun ke sungai untuk menarik hewan itu keluar air.
Warga kaget bukan main begitu tahu kalau hewan tersebut adalah ikan berukuran cukup besar.
Dengan panjang 1 meter lebih, ikan tersebut memiliki bobot 45 kg. Selanjutnya ikan dengan sisik punggung berwarna hitam dengan serip bagian bawah bagian belakang warna mereh, itu dibawa ke pos penggarap eks lahan PTPN III Kebun Bangun di Jalan Rondahaim Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar Sumatera Utara atau sekitar 200 meter dari lokasi penemuan.
Besar besar sekali ikannya.
ReplyDeleteamazing :o
ReplyDelete