12 Mei 2008

Kisah Baju Batik Bill Gates


Dengan rambut agak acak-acakan, bos Microsoft Bill Gates tetap menawan mengenakan baju batik warna keemasan di acara Presidential Lecture. Tidak ada rencana sebelumnya Bill Gates akan mengenakan batik. Hal ini terjadi secara mendadak. Bagaimana kisahnya?

Bill Gates menjadi pusat perhatian banyak orang ketika memberi kuliah umum di hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (9/5/2008). Bill Gates membawakan presentasi mengenai 'Second Digital Decade'.

Bisa jadi acara ini diikuti oleh jutaan orang. Sebab, selain ribuan orang yang memadati JCC, jutaan orang bisa menyaksikannya lewat televisi. Sejumlah media elektronik pun berlomba-lomba memberitakan Bill Gates. Tepukan tangan berkali-kali dalam acara yang juga dihadiri Presiden SBY itu.

Di luar isi presentasi yang serius-serius, ada hal menarik yang membuat orang terpesona melihat Bill Gates: baju batik yang dikenakannya. Gara-gara baju batik Bill Gates ini, Presiden SBY pun mengganti kostumnya, dari jas lengkap berdasi, menjadi baju batik lengan panjang warna ungu-merah-keemasan.

Wajar bila Presiden SBY juga ikut ganti baju. Sebab, berdasarkan penelusuran detikcom, dalam acara ini, seharusnya Bill Gates memang mengenakan pakaian resmi: jas dan berdasi. Tapi, perubahan begitu cepat terjadi.

Ternyata ada tawaran lain yang membuat Bill Gates tertarik mengubah kostumnya dan memilih mengenakan baju batik. Adalah Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang mempunyai inisiatif menawarkan baju batik kepada Bill Gates. Selain produk asli Indonesia, baju batik juga sudah dikenal sebagai baju yang pro lingkungan.

Karena Bill Gates menerima tawaran itu, Rachmat pun menghubungi desainer batik kondang, Iwan Tirta. Tanpa basa-basi, Iwan Tirta yang sudah kesohor itu pun memilihkan baju batik untuk Bill Gates. Baju batik warna keemasan dengan motif 'pisang bali manggar' dirasa sangat cocok untuk Gates. Motif ini merupakan motif yang sering dipakai oleh para anggota kerajaan Mangkunegaran Solo.

Oleh Iwan Tirta, baju batik itu lantas diberikan kepada Rachmat Gobel untuk selanjutnya diserahkan kepada Bill Gates. Dan ternyata, Bill Gates benar-benar mengenakannya. Bill Gates pun semakin memesona banyak orang. Padahal, banyak pejabat dan politisi yang hadir mengenakan pakaian jas.

Sumber : detiknet.com

4 komentar:

zee mengatakan...

Kalo menurut saya : Itu si bos panasonic mustinya bicarakan dulu soal baju batik dengan protokoler kepresidenan, masa Presiden musti ganti baju ngikutin Bill Gates. Gimanapun juga kepala negara jauh lebih tinggi pangkatnya daripada seorang Bill Gates, even dia itu orang terkaya...

Boim Lebon mengatakan...

orang kaya di negeri yang miskin...mungkin judul yang bagus buat membicarakan soal kedatangan billgate ke indonesia...kira2 mau ngapain dia kesini, apakah ada udang di balik bakwan...heee

wini mengatakan...

Seharusnya Pak Presiden ga perlu nunggu Bill Gates pake batik dulu baru ikutan. Lebih ok kan klo Pak SBY yg memang rencana pake batik, en dia nyaranin bos Microsoft itu pake batik juga...
Jakarta kan panas, batik kan lebih pas...
Presiden kan wakil negara yg smestinya --otomatis---mjadi duta budaya bangsa ketika di antara tamu mancanegara..

ihsan mengatakan...

kalau aku bisa bertemu langsung dengan Bill Gates. aku mo ngucapin satu permintaan..tolong turunin harga produk2 dari Microsoft..

Kalau aku bertemu langsung dengan SBY, aku juga mo ngucapin satu permintaan..tolong turunkan harga BBM..

hehehe...

Terima Kasih Atas Kunjungan Sahabat, Kritik dan Saran Sangat Diharapkan.. Semoga Bermanfaat