June 13, 2011

Ikan Aneh Muncul Dipercaya Undangan Raja Simalungun


Warga Tanjung Pinggir Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar Sumatera Utara heboh menyusul penemuan seekor ikan dengan panjang sekitar 1,5 meter di Sungai Sigulang-gulang Titi II Tanjung Pinggir dalam keadaan sekarat. Melihat ukurannya yang besar, kehadiran ikan itu dianggap sebagai undangan Raja Simalungun kepada rakyat untuk berkumpul karena ada masalah.

Namun ada yang juga beranggapan tidak ada yang ganjil dengan ikan tersebut. Bentuk ikan juga tidak jauh beda dengan ikan lain pada umumnya. Namun bagi warga yang menganggap 'asing' jenis dan bentuknya, ikan tersebut dianggap jelmaan makhluk gaib penunggu sungai.
"Aku sudah 52 tahun tinggal di sini, dan baru ini melihat ikan sebesar itu," ucap K br Purba (64). Wajah wanita tua itu seketika berubah layaknya orang cemas.
K Br Purba mengaku hampir setiap hari mencari haruting (ikan gabus) di Sungai Sigulang-gulang. Namun tidak pernah menemukan sesuatu yang aneh. Dirinya pun beranggapan kemunculan ikan itu sebagai pertanda. Tapi entah apa. "Ini semacam pertanda sesuatu yang bakal terjadi di tempat ini. Tapi entahlah," ujarnya sambil terus memandangi ikan yang dalam keadaan sekarat itu.
Ikan aneh itu kali pertama ditemukan sejumlah pelajar SMA yang kebetulan melintas di sisi aliran sungai, Sabtu (11/6) sekira jam 13.00 wib. Saat menoleh ke arah sungai, tanpa sengaja mereka melihat semacam ekor mencurigakan.
Mengira kalau yang dilihat adalah ekor ular, para pelajar itu berlari meninggalkan sungai sambil berteriak 'ada ular'.
Lajumen Saragih (30), Jamaluddin Simatupang (45) dan beberapa orang warga yang kebetulan melintas di jembatan, langsung berhamburan ke arah sungai.
Tak mau gegabah, mereka lebih dulu memperhatikan benda bergerak seperti mengibas-ibas di dalam air. Yakin kalau yang dilihat bukan ular, warga turun ke sungai untuk menarik hewan itu keluar air.
Warga kaget bukan main begitu tahu kalau hewan tersebut adalah ikan berukuran cukup besar.
Dengan panjang 1 meter lebih, ikan tersebut memiliki bobot 45 kg. Selanjutnya ikan dengan sisik punggung berwarna hitam dengan serip bagian bawah bagian belakang warna mereh, itu dibawa ke pos penggarap eks lahan PTPN III Kebun Bangun di Jalan Rondahaim Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar Sumatera Utara atau sekitar 200 meter dari lokasi penemuan.

July 07, 2010

Mama Suka Menjilat


DUDUNG mendapat tugas sekolah untuk menulis hal-hal menarik yang dilakukan anggota keluarganya.

Keesokan harinya di kelas, ia menceritakan tentang mamanya yang suka menjilati lampu.

"Ah, masa sih? Bagaimana kamu tahu?" tanya gurunya.

"Saya dengar waktu mama dan papa di kamar, mama bilang, 'kalau Papa matikan lampunya, Mama baru mau menjilatinya'," cerita Dudung.(Wkwkwkwkwk...)







October 04, 2009

Tips Merawat Batik


SEBAGAI salah satu warisan budaya bangsa, Batik juga harus diperlakukan istimewa. Dengan memakainya dan menjadi pecinta batik, merupakan salah satu apresiasi yang bisa ditunjukkan.

Bila Anda ingin mengkoleksi ragam batik yang istimewa, tak perlu kuatir batik akan akn terlihat usang, dengan sederet langkah sederhana kualitas koleksi batik Anda akan tetap terjaga.

Berikut tip merawat batik yang bisa Anda praktikkan:

Bila dilihat dari sisi ketahanan warna, sebenarnya tekstil motif batik (printing) lebih tahan dibandingkan batik tulis yang menggunakan proses lilin. Oleh sebab itu, ada baiknya jika pada saat mencuci Anda tidak mengenakan mesin cuci. Jika koleksi batik Anda terlihat kotor, cukup rendam saja di dalam air hangat.

Menggunakan lerak sebagai bahan pencuci kain batik adalah saran terbaik. Jika Anda terpaksa menggunakan deterjen, gunakan sedikit saja.

Setelah mencuci kain batik, Anda pun tak perlu memerasnya. Ada baiknya jika koleksi batik Anda segera digantung.

Upayakan pada saat menjemur, tidak menjemur kain batik langsung di bawah sinar matahari karena hanya akan membuatnya cepat terlihat usang dan kusam. Sebaiknya, koleksi kain batik Anda cukup diangin-anginkan saja di tempat yang teduh.

Pada saat proses penyeterikaan berlangsung, lapisi kain batik terutama di bagian kerahnya. Usahakan agar kain batik koleksi Anda tidak langsung terkena seterika yang panas karena hanya akan membuat kain batik cepat rapuh.

Untuk hasil terbaik, Anda bisa menggunakan steam iron untuk menghaluskannya. Sedangkan untuk kain batik berbahan dasar sutera, ada baiknya jika di dry clean saja.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan, bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Namun, tutupi terlebih dahulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

Kini koleksi batik Anda akan terlihat cantik dan tetap menawan. Selamat mencoba!

July 31, 2009

Alkisah di Negeri Rokok

Pada jaman dahulu kala di sebuah KERAJAAN NIKOTIN yang bernama CIGARILOS, hiduplah seorang raja bernama MINAK DJINGGO. Raja yang memimpin dengan adil dan bijaksana ini menjadi PANUTAN dan mempunyai seorang putri yang cantik jelita, namanya SRI WEDARI

Suatu ketika putri sedang bermain di LONGBEACH, tiba-tiba datanglah segerombolan koboi MARLBORO di bawah pimpinan MR BROWN. Koboi-koboi itu lalu menculik sang putri. Beberapa waktu kemudian sang raja menerima surat ancaman dari sang koboi yang isinya: “Wahai raja, kalau putrimu ingin selamat, Anda harus menebus dengan uang sebesar US$ 555 juta.

Kami tunggu Anda di GUDANG GARAM di kota KANSAS. Jika Anda tidak mau memenuhi permintaan kami, maka kami akan menusuk putrimu dengan DJARUM SUPER sampai BENTOEL-BENTOEL! !!”

Rajapun menjadi geram, sehingga diadakanlah sayembara untuk mencari pendekar yang dapat menyelamatkan sang putri.

Singkat cerita terpilihlah pendekar SAMPOERNA dengan senjata pamungkasnya GENTONG!!! Sang pendekar rupanya pernah berguru dengan seorang suhu dari negeri Tiongkok, bernama DJIE SAM SOE dan dia mempunyai PRINSIP “kalau bisa nomor 1 buat apa 2,3,4″. Sang pendekarpun pergi menyeberangi lautan dengan kapal U.S.S KENNEDY dengan nahkodanya MARCOPOLO menuju medan laga untuk menyelamatkan sang putri.

Sebelum berangkat sang pendekar mohon pamit “WISMILAK suhu” kata sang pendekar. Dijawab oleh suhu “GET LUCKY muridku”. Sang rajapun berucap untuk sang pendekar “LOSTA MASTA”.

Dengan mengendarai kuda MUSTANG serta semangat kepahlawanan yang besar, ketika sampai di bukit DUNHILL sang pendekar bertempur sampai titik keringat penghabisan layaknya pria SEJATI, akhirnya sang pendekar berhasil meyelamatkan sang putri. Raja sangat gembira dan kemudian diadakanlah pesta semalam suntuk di restaurant LA LIGHT.

Pada saat makan malam berlangsung sang raja menghampiri sang pendekar yang sedang murung. Raja berkata, wahai pendekar, ini BUKAN BASA BASI!!!, pesta ini diadakan khusus untuk merayakan kegagahberanian Anda, mengapa malah murung, bukankah pendekar pernah bilang “ASYIKNYA RAME-RAME !!!” Pendekarpun menjawab “PRIA PUNYA SELERA”.

Lalu apa maumu, tanya sang raja. Dijawab oleh sang pangeran “Minta Pulang Dong !!!. Saya kan ga ngrokok nih…”